Minggu, 1 November 2026

Daerah DKI Jakarta

Pemprov DKI Percepat Pengerukan Lima Sungai, Siagakan BPBD Hadapi Banjir

Pemprov DKI memaparkan pengerukan lima sungai dan kesiagaan BPBD pada 1 November. Warga diminta memantau cuaca dan melaporkan genangan lewat 112.

Bagikan WhatsApp X Facebook Telegram

Jadikan Suar Kabar Indonesia sumber pilihan di Google

Ilustrasi AI untuk berita "Pemprov DKI Percepat Pengerukan Lima Sungai, Siagakan BPBD Hadapi Banjir"
Ilustrasi dibuat dengan AI: gambaran suasana berita "Pemprov DKI Percepat Pengerukan Lima Sungai, Siagakan BPBD Hadapi Banjir" Ilustrasi AI – Redaksi Suar Kabar Indonesia

JAKARTA, SUARKABAR.ID – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempercepat pengerukan lima sungai dan menyiagakan perlengkapan penanganan banjir, menurut keterangan Staf Khusus Gubernur Bidang Komunikasi Sosial Chico Hakim, Minggu (1/11/2026). Chico menyebut 25 kelurahan rawan banjir telah dipetakan sebagai wilayah prioritas penanganan.

Menurut Chico, Gubernur Pramono Anung mengerahkan Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk memanfaatkan sisa musim kemarau bagi pembenahan infrastruktur pengendali banjir. Pekerjaannya mencakup normalisasi dan pengerukan Kali Ciliwung, Mampang, Krukut, Cakung Lama, serta Angke.

Chico mengatakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah menyiagakan personel, perahu karet, pelampung, kendaraan operasional, dan tenda pengungsian. Sebanyak 25 kelurahan prioritas itu tersebar di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.

Bagi warga yang menghadapi keadaan darurat atau menemukan genangan yang membutuhkan penanganan, Chico mengarahkan laporan melalui Jakarta Siaga 112. Ia juga mengimbau warga rutin memantau informasi cuaca BMKG dan informasi dari posko banjir.

Dalam kesiapsiagaan tersebut, menurut Chico, BPBD memantau sistem peringatan dini bersama BMKG dan Dinas SDA, termasuk perkembangan tinggi muka air di pintu air. Ia juga menyebut penguatan pompa stasioner dan pompa bergerak serta pembersihan saluran mikro di permukiman sebagai bagian dari persiapan Pemprov.

Prakiraan Hujan dan Pekerjaan Sungai

Mengenai waktu datangnya musim hujan, Chico menyampaikan prakiraan BMKG bahwa awal musim hujan Jakarta berlangsung bertahap mulai pertengahan November 2026. Menurut prakiraan yang disampaikannya, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur lebih dahulu memasuki musim hujan, disusul wilayah lain hingga Desember, dengan puncak sekitar Februari 2027.

Prakiraan waktu yang disampaikan Chico tidak sama dengan keterangan Pramono saat meninjau normalisasi Kali Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (29/10/2026). Ketika itu, Pramono menyebut hujan mungkin mulai akhir November dan mengatakan Pemprov memanfaatkan kemarau panjang untuk penanggulangan banjir.

Untuk pekerjaan fisik, Chico mengatakan Dinas SDA telah mengangkat lebih dari 205.000 meter kubik lumpur dari sungai-sungai di lima wilayah Jakarta sepanjang 2026. Normalisasi Kali Ciliwung sepanjang 33,69 kilometer menjadi salah satu prioritas yang ia sebut dalam persiapan menghadapi hujan.

Chico juga menyebut Embung Kebagusan di Pasar Minggu sebagai bagian dari upaya mengurangi beban banjir pada aliran Mampang-Krukut. Menurut Chico, Pemprov berharap pekerjaan sungai dan embung tersebut dapat mengurangi risiko banjir.

Pramono sendiri mengakui banjir masih mungkin terjadi meskipun pekerjaan pengendalian banjir berjalan. Menurut dia, hujan sekitar 100 milimeter per hari dapat memicu genangan dan banjir di sejumlah titik kawasan Mampang yang berbentuk cekungan.

Data Pemprov per 29 Oktober 2026 mencatat pengerukan Kali Krukut telah mengangkat sekitar 8.507,3 meter kubik sedimen, sementara sekitar 142.692,7 meter kubik masih tersisa pada pekerjaan tersebut. Pada pekerjaan Kali Mampang, sekitar 4.393 meter kubik sedimen telah diangkat dan sekitar 14.727 meter kubik masih tersisa.

Menurut Pemprov, pekerjaan tersebut ditujukan untuk mengurangi genangan di kawasan Mampang Prapatan, Pasar Minggu, dan Pancoran, terutama sekitar Pondok Karya, Pondok Jaya, Kemang Utara IX, serta Pejaten Barat. Pemeliharaan turap juga mencakup Kali Mampang–Jalan Poncol Jaya sepanjang 300 meter dan Kali Krukut–Kompleks Canadiyanti sepanjang 241,7 meter.

Sumber

Berita terkait Daerah lainnya