BMKG: Hujan Sedang hingga Lebat 1 November, Angin Kencang di NTT dan Papua Pegunungan
BMKG mengingatkan potensi hujan sedang hingga lebat pada 1 November 2026 serta angin kencang di NTT dan Papua Pegunungan. Warga diminta memantau cuaca.
JAKARTA, SUARKABAR.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi hujan sedang hingga lebat pada Minggu (1/11/2026), dengan peringatan angin kencang untuk Nusa Tenggara Timur dan Papua Pegunungan. Pengguna transportasi udara juga diminta memperhatikan potensi awan cumulonimbus di sejumlah wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Prakirawan BMKG Afif S mengimbau warga menyesuaikan aktivitas serta perjalanan dengan informasi cuaca terkini. Dalam tayangan prakiraan yang diunggah Sabtu (31/10/2026), ia meminta pengguna pesawat mengikuti pembaruan informasi dari bandara dan maskapai.
Untuk penerbangan, wilayah yang mendapat perhatian terkait potensi awan cumulonimbus mencakup Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat, Maluku, Papua, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan. BMKG juga menyebut potensi awan tersebut di Laut Natuna Utara serta bagian utara Selat Makassar.
Di perairan, BMKG memprakirakan gelombang setinggi 1,25–2,5 meter di sejumlah kawasan, antara lain Samudra Hindia barat Aceh hingga Kepulauan Nias. Potensi gelombang dengan ketinggian yang sama juga mencakup Samudra Hindia selatan Jawa Tengah hingga Nusa Tenggara Timur, Laut Natuna Utara, Laut Bali, dan Laut Maluku.
Dalam prakiraan sepekan untuk 30 Oktober–5 November 2026, BMKG menyebut penjalaran Madden-Julian Oscillation (MJO) diprediksi memengaruhi wilayah barat dan selatan Indonesia. Sementara itu, gelombang atmosfer Kelvin diprakirakan aktif di wilayah timur Indonesia.
BMKG menyebut bibit Siklon Tropis 91B dan sirkulasi siklonik di Laut Natuna ikut memengaruhi pola angin regional. Kombinasi kondisi atmosfer tersebut berpotensi memicu hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang.
Menurut prakiraan BMKG, sirkulasi siklonik di utara Brunei Darussalam memicu perlambatan dan pertemuan angin di Laut Natuna serta Laut China Selatan. Dalam prakiraan yang disampaikan Afif, bibit Siklon Tropis 91B diperkirakan bergerak ke barat-barat laut dalam 24 jam berikutnya, dengan kecepatan angin maksimum hingga 35 knot.
Pada prakiraan kota untuk Minggu (1/11/2026), BMKG memperkirakan hujan sedang di Serang, Bandung, dan Mamuju. Jakarta, Denpasar, dan Mataram diprakirakan mengalami hujan ringan, sedangkan Kupang berawan tebal.
BMKG mengingatkan bahwa hujan lebat harian tetap perlu diantisipasi meskipun prakiraan akumulasi hujan dasarian pertama November didominasi kategori menengah. Untuk periode tersebut, kategori menengah mencakup 67,62 persen wilayah Indonesia, kategori rendah 30,57 persen, dan kategori tinggi 1,81 persen.
Wilayah dengan prakiraan curah hujan kategori rendah antara lain terkonsentrasi di Lampung, Banten, DKI Jakarta, pesisir utara Jawa, Jawa Timur, Bali, serta Nusa Tenggara. Kategori rendah juga mencakup sebagian wilayah Sulawesi dan Maluku.
Baca juga: Lumajang dan Banyuwangi Diprakirakan Hujan Ringan pada 1 November 2026 | Jateng Waspada Hujan 31 Oktober–1 November, Warga Antisipasi Gangguan Perjalanan
Sumber
-
BMKG Prakirakan 24 Wilayah Diguyur Hujan Hari Ini cnnindonesia.com