Minggu, 1 November 2026

Teknologi

Empat Perusahaan AI Janjikan Pilihan Tolak Pelatihan, Berlaku Bertahap

Google, Microsoft, OpenAI, dan Anthropic menjanjikan sinyal penolakan pelatihan AI bagi penerbit. Penerapannya bertahap dan berbasis komitmen sukarela.

Bagikan WhatsApp X Facebook Telegram

Jadikan Suar Kabar Indonesia sumber pilihan di Google

Ilustrasi AI untuk berita "Empat Perusahaan AI Janjikan Pilihan Tolak Pelatihan, Berlaku Bertahap"
Ilustrasi dibuat dengan AI: gambaran suasana berita "Empat Perusahaan AI Janjikan Pilihan Tolak Pelatihan, Berlaku Bertahap" Ilustrasi AI – Redaksi Suar Kabar Indonesia

JAKARTA, SUARKABAR.ID – Penerbit media dan pengelola situs akan mendapat satu cara bersama untuk menyatakan penolakan penggunaan konten sebagai bahan pelatihan kecerdasan buatan (AI), setelah Google, Microsoft, OpenAI, dan Anthropic menyampaikan komitmen pada Jumat (30/10/2026). OpenAI menyebut upaya ini bersifat sukarela, sementara draf yang menjadi dasarnya tidak memuat mekanisme penegakan.

Keempat perusahaan mendukung instruksi bernama __usage_ai-training yang dipasang dalam berkas robots.txt, sehingga penerbit tidak perlu menyusun sinyal penolakan terpisah untuk setiap penyedia yang mengadopsinya. Namun, mekanisme ini tidak menarik kembali data yang sudah dikumpulkan maupun menghentikan seluruh aktivitas bot penelusur situs.

Microsoft menjadwalkan penerapan preferensi tersebut mulai 1 Februari 2027 ketika sistemnya merayapi halaman. Google menargetkan 2027, dengan dokumentasi bot penelusurnya menyebut awal tahun itu.

OpenAI menyatakan akan menerapkannya dalam beberapa bulan mendatang, sedangkan Anthropic menyebut sudah mulai membangun dukungan tanpa memberikan tanggal aktif. Karena penerapannya bertahap, aturan lama untuk masing-masing penyedia masih relevan sampai dukungan terhadap sinyal bersama benar-benar berjalan.

Penerbit Harus Menyatakan Penolakan

Menurut Microsoft, pengumpulan konten untuk pelatihan AI tetap diizinkan secara bawaan apabila pengelola situs tidak mengubah pengaturan. Artinya, penerbit perlu mengambil langkah aktif untuk menyatakan penolakannya.

Dalam contoh draf, pengelola menulis User-Agent: __usage_ai-training, lalu Disallow: / dan Allow: /press-kit/ untuk menolak penggunaan seluruh jalur situs kecuali bagian /press-kit/. Token tersebut ditempatkan pada baris User-Agent, bukan memakai nama bot penelusur perusahaan tertentu.

Draf juga menyebut aturan umum User-Agent: * tidak dianggap cocok dengan token pelatihan AI tersebut. Situs yang sudah memblokir semua bot melalui aturan wildcard itu belum dianggap menyampaikan preferensi pelatihan melalui mekanisme bersama.

Aturan khusus penyedia, seperti Google-Extended, juga tidak dihitung sebagai sinyal bersama. Penerbit yang ingin melarang bot tertentu mengakses situsnya tetap perlu menulis aturan untuk bot tersebut, karena token baru mengatur preferensi penggunaan, bukan perilaku perayapan.

Cakupannya hanya pelatihan model ke depan dan tidak mengatur konten yang telah dikumpulkan sebelum token dipasang. Mekanisme ini juga tidak mengatur kompensasi, sementara perjanjian privat, termasuk kesepakatan lisensi, dapat mengesampingkan preferensi yang dinyatakan penerbit.

Perbedaan Cakupan Google dan Microsoft

Google berencana memperlakukan penolakan melalui token bersama seperti pemblokiran Google-Extended apabila penerbit tidak menetapkan aturan Google-Extended secara eksplisit. Cakupan Google-Extended dalam dokumentasinya meliputi pelatihan Gemini serta grounding, yakni penggunaan informasi untuk mendasari jawaban, di Gemini Apps dan Vertex AI.

Penerbit tetap dapat menetapkan aturan Google-Extended tersendiri, sedangkan rencana tersebut tidak menyentuh AI Overviews dan AI Mode di Google Search. Microsoft mengambil pendekatan berbeda dengan memisahkan preferensi pelatihan dari grounding pada tingkat halaman.

Microsoft dan Google menyatakan penolakan terhadap pelatihan dapat mengurangi peluang konten muncul dalam aplikasi dan layanan AI mereka. Microsoft juga menegaskan preferensi tersebut tidak menjamin keterlihatan, lalu lintas, ataupun pembayaran, serta tidak membentuk perjanjian lisensi.

Dasar teknis mekanisme bersama masih berupa draf individual yang diajukan Kevin Kelley dari Anthropic kepada Internet Engineering Task Force (IETF) pada 30 Oktober 2026. Draf itu belum didukung secara resmi oleh IETF dan tidak memiliki status formal dalam proses standarnya.

Komitmen penerapan yang diumumkan mencakup empat perusahaan tersebut; dukungan Meta terhadap pengembangan sinyal bersama belum disertai komitmen penerapan.

Untuk masa transisi, Microsoft menjadwalkan pembukaan pengaturan grounding di Bing Webmaster Tools pada 15 Desember 2026 bagi situs yang memakai NoArchive atau NoCache. Setelah mulai menghormati preferensi baru pada 1 Februari 2027, Microsoft akan berhenti membaca NoArchive dan NoCache sebagai preferensi pelatihan maupun grounding pada 1 Maret 2027.

Sumber

Berita terkait Teknologi lainnya