PELNI Alihkan Sandar Dorolonda ke Donggala, Lambelu Masih di Pantoloan
KM Dorolonda mulai melayani trayek reguler di Pelabuhan Donggala menggantikan Pantoloan. Lambelu masih di Pantoloan, jadwal berikutnya belum diumumkan.
DONGGALA, SUARKABAR.ID – KM Dorolonda mulai melayani naik-turun penumpang di Pelabuhan Donggala, Sulawesi Tengah, menggantikan titik sandar sebelumnya di Pantoloan, Palu, setelah singgah perdana pada Sabtu (31/10/2026) pagi. Perubahan lokasi sandar ini berlaku untuk Dorolonda, sementara KM Lambelu masih melayani penumpang di Pantoloan.
Menurut PELNI, Dorolonda tiba di Donggala pukul 07.05 WITA, menurunkan 222 penumpang, kemudian bertolak menuju Bitung pukul 09.00 WITA. Persinggahan tersebut merealisasikan pengumuman perusahaan pada 20 Oktober 2026 bahwa layanan Dorolonda di Donggala akan dimulai pada 31 Oktober.
PELNI Cabang Palu menyatakan mulai melayani trayek reguler Dorolonda di Pelabuhan Donggala. Namun, informasi layanan yang tersedia belum memuat frekuensi tetap maupun tanggal persinggahan berikutnya di pelabuhan tersebut. Kepala Cabang PELNI Palu Christian Moreys Nainggolan mengatakan operasional kapal akan disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas daerah.
Dalam rute yang diumumkan PELNI pada 20 Oktober, perjalanan Dorolonda dari Donggala berlanjut ke Bitung, Ternate, Sorong, Manokwari, Nabire, Serui, dan Jayapura. Pada arah sebaliknya, kapal melayani Balikpapan dan Surabaya dalam rangkaian perjalanan pergi-pulang. Dengan susunan rute itu, Donggala menjadi titik naik-turun penumpang Dorolonda di antara Balikpapan dan Bitung.
Bagi pengguna Dorolonda di Donggala dan sekitarnya, perubahan yang langsung berlaku adalah lokasi pelabuhan keberangkatan maupun kedatangan kapal tersebut, dari Pantoloan ke Donggala. Pemindahan titik sandar Dorolonda tidak mencakup seluruh pelayanan PELNI di Pantoloan karena Lambelu saat ini masih beroperasi melalui pelabuhan di Palu itu.
Direktur Usaha Angkutan Penumpang PELNI Nuraini Dessy menjelaskan bahwa pemindahan lokasi sandar Dorolonda merupakan bagian dari penugasan Kementerian Perhubungan. Dalam pengumuman pada 20 Oktober 2026 di Jakarta, Dessy menyebut Lambelu tetap melayani Pantoloan sehingga pelayanan PELNI di Sulawesi Tengah berjalan melalui dua pelabuhan.
Sekretaris Perusahaan PELNI Ditto Pappilanda menyatakan masuknya Donggala ke rute Dorolonda ditujukan untuk memperluas jangkauan layanan perusahaan. Menurut Ditto, masyarakat memperoleh pilihan perjalanan yang lebih luas untuk terhubung dengan berbagai daerah melalui rute tersebut.
Moreys mengaitkan pengoperasian Dorolonda di Donggala dengan kesiapan armada menghadapi peningkatan jumlah penumpang, termasuk pada libur Natal dan Tahun Baru. Mengenai Lambelu yang masih melayani Pantoloan, ia mengatakan rencana perpindahan atau mekanisme pelayanan selanjutnya akan dibahas pada tahap berikutnya.
Penjelasan langsung Kementerian Perhubungan mengenai alasan penugasan pemindahan sandar, serta tanggapan pengguna Pantoloan, belum diperoleh dari informasi yang tersedia. PELNI mengimbau calon penumpang membeli tiket hanya melalui kanal resmi perusahaan dan mengisi data penumpang sesuai identitas.
Sumber
-
KM Dorolonda Singgah Perdana di Pelabuhan Donggala, Perkuat Konektivitas Laut ekonomi.republika.co.id