Minggu, 1 November 2026

Olahraga

Bali United Raih Tiga Poin di Kanjuruhan, Arema Kehilangan Dua Pemain

Bali United mengalahkan Arema 3-1 lewat gol Dugandzic, Irfan Jaya, dan Yachida. Dua kartu merah membuat Arema menuntaskan laga dengan sembilan pemain.

Bagikan WhatsApp X Facebook Telegram
Ilustrasi AI untuk berita "Bali United Raih Tiga Poin di Kanjuruhan, Arema Kehilangan Dua Pemain"
Ilustrasi dibuat dengan AI: gambaran suasana berita "Bali United Raih Tiga Poin di Kanjuruhan, Arema Kehilangan Dua Pemain" Ilustrasi AI – Redaksi Suar Kabar Indonesia

MALANG, SUARKABAR.ID – Bali United membawa pulang tiga poin setelah mengalahkan Arema FC 3-1 pada pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (31/10/2026). Arema menuntaskan pertandingan dengan sembilan pemain setelah Alfeandra Dewangga dan Julian Guevara menerima kartu merah pada babak kedua.

Marko Dugandzic dan Irfan Jaya mencetak dua gol Bali United menjelang turun minum, sebelum Teppei Yachida menambah keunggulan pada babak kedua. Careca membalas satu gol untuk Arema ketika tuan rumah sudah bermain dengan sepuluh orang.

Dugandzic membuka keunggulan tim tamu pada menit ke-40. Lima menit kemudian, Irfan Jaya menambah gol yang membuat Bali United menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0 atas tuan rumah.

Keunggulan Bali United bertambah pada menit ke-67 melalui Yachida, sehingga Arema tertinggal tiga gol saat pertandingan memasuki pertengahan babak kedua. Gol itu lahir dari umpan I Kadek Agung.

Arema kemudian kehilangan Dewangga yang menerima kartu merah pada menit ke-74. Dewangga baru masuk dari bangku cadangan pada menit ke-66, sehingga hanya berada di lapangan selama delapan menit sebelum dikeluarkan.

Dalam keadaan kekurangan pemain, Arema memperkecil ketertinggalan melalui gol Careca pada menit ke-79. Namun, skor 1-3 bertahan hingga pertandingan berakhir dan tuan rumah kembali kehilangan seorang pemain pada masa tambahan waktu.

Guevara menjadi pemain kedua Arema yang menerima kartu merah dalam pertandingan ini. Ia masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-85, lalu dikeluarkan pada masa tambahan waktu sehingga Arema mengakhiri laga dengan sembilan orang.

Statistik Liga Indonesia mencatat Arema melepaskan lebih banyak tembakan meski kalah dalam hasil akhir: 18 percobaan berbanding 10 milik Bali United. Dari jumlah itu, delapan tembakan Arema mengarah ke gawang, sedangkan Bali United mencatat empat tembakan ke gawang.

Bali United unggul dalam penguasaan bola dengan 52 persen, sementara Arema mencatat 48 persen. Tuan rumah melakukan 16 pelanggaran, dibandingkan 11 pelanggaran oleh tim tamu.

Selain dua kartu merah, Arema mendapat satu kartu kuning melalui Achmad Maulana Syarif pada menit ke-75. Bali United tidak menerima kartu merah, tetapi tiga pemainnya mendapat kartu kuning, yakni Kadek Arel Priyatna, Yachida, dan Queven da Silva Inacio.

Kekalahan ini membuat Arema gagal melanjutkan hasil kemenangan 4-0 atas Dewa United pada pekan sebelumnya. Bali United meraih kemenangan setelah pada pertandingan sebelumnya bermain imbang 1-1 di kandang Persita.

Pertandingan di Kanjuruhan dimulai pukul 15.30 WIB, dipimpin wasit Candra, dan disaksikan 2.652 penonton. Setelah laga ini, Arema dijadwalkan menghadapi Madura United pada 6 November 2026, sedangkan Bali United bertemu Persik Kediri pada 8 November 2026.

Baca juga: Arema Jamu Bali United di Kanjuruhan, Tim Tamu Bidik Kemenangan Tandang

Sumber

Berita terkait Olahraga lainnya